Friday, August 30, 2013

Impress them on your children

Hear, O Israel: The Lord our God, the Lord is one.  

Love the Lord your God with all your heart and with all your soul and with all your strength.  These commandments that I give you today are to be on your hearts.  Impress them on your children.

Talk about them when you sit at home and when you walk along the road, when you lie down and when you get up. Tie them as symbols on your hands and bind them on your foreheads. Write them on the doorframes of your houses and on your gates.  

Deut 6:4-9

Tuesday, August 6, 2013

Ulang tahun san ke-36 (juga ke-37)

Manusia paling tidak memiliki dua pilihan dalam memandang hidupnya yaitu bahwa hidupnya adalah hidup miliknya sendiri atau milik Pribadi Lain di luar dirinya.

Saya pribadi mempercayai bahwa hidup saya yang sudah bertambah umurnya – sekaligus berkurang satu tahun hidup di bumi ini (dilahirkan 36 tahun yang lalu; atau dihidupkan 37 tahun yang lalu seperti versi orang-orang Korea yang mengingat fakta bahwa kehidupan kita telah dimulai di dalam rahim ibu kita masing-masing) adalah hidup milik dan dalam anugerah penyertaan Pibadi Lain yang saya kenal dalam nama Yesus Kristus semata (Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku  tidak sia-sia – 1 Kor 15:10).


Di tahun 2013 (menjelang hari raya idul fitri saudara-saudari muslim) ini saya berdoa supaya saya lebih dapat melihat sekeliling saya dalam pancaran sinar atau sudut pandang kehadiran Allah yang saya percayai seperti kata R.L. Dabney (1897) seorang theologian, “Setiap pengertian kita akan segala sesuatu harus menemukan keutuhannya dalam Tuhan seperti halnya ketika kita menemukan terangnya siang hari yang ada di bumi seharusnya menggiring mata kita mengenali sumbernya yaitu matahari.” 

Dan juga berdoa supaya hidup saya makin menjadi berkat buat orang lain karena sesungguhnya hidup manusia adalah hidup bersama Sang Pencipta di bumi dengan sesamanya. 

Pada akhirnya saya berterima kasih kepada semua sesama saya yang sudah mengucapkan selamat sekaligus memberi semangat kepada saya untuk menjalani usia yang ke-36/37 ini seraya mengingat berkat Tuhan untuk kita semua, 

“TUHAN memberkati kita dan melindungi kita; TUHAN menyinari kita dengan wajah-Nya dan memberi kita kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepada kita dan memberi kita damai sejahtera.” (Bilangan 6:24-26)

Sunday, July 28, 2013

Rel kereta

Josh sedang ngobrol sama Kulik...

J: Gigi Kulik ada apanya? Kok ada rel keretanya.
K: ....

Setelah beberapa menit kemudian baru Mama tertawa menggelegar...huahahah...rel kereta yang dimaksud itu ternyata kawat gigi Kulik ^^

Friday, July 19, 2013

Ada kebakaran

Josh berbicara dengan Oma.

J: Oma...ada kebakaran!
O: Oh ya...siapa yang membuat kebakaran?
J: Pak Haris, Oma.
O: kkkkkk

Behind the story:
Kude belikan Josh kembang api dan mercon tipe air mancur. Di halaman belakang rumah, Pak Haris yang bantu menyalakan. Meskipun sudah diberitahu kalau itu kembang api atau firework, tapi bagi Josh itu kebakaran....hehehe.... di Korea ga ada kembang api sama mercon begituan sih....^^

Wednesday, July 17, 2013

Hatiku sakit

Josh jatuh waktu bermain di tempat main anak-anak sehari sebelum naik pesawat sehingga tangannya harus digips karena retak tulang. Kali ini Mama hanya pergi berdua dengan Josh. Papa tidak ikut.

Di Airport sambil menunggu penerbangan berikutnya...

J: Mama, sakit Ma....
M: (sambil memegang tangannya yang digips) tangannya masih sakit ya???
J: Hatiku sakit, Ma.....
M: Lho....kenapa kok hatimu sakit?
J: Haniel pingin ketemu Papa, Ma....
M:.......

Baru aja pisah beberapa jam sudah sampai hati sakit, rek....^^